Rabu, 29 Agustus 2012

AYO Belajar Piping Engineering

Okelah langsung... Cekidot

 pada dasarnya bila kita analogikan seperti tubuh kita, sistem perpipaan kurang lebih sama seperti pembuluh darah yang mengantarkan darah ke organ2 tubuh dengan sistem tertentu. oleh karena itu sistem perpipaan bagaikan urat nadi dalam dunia industri baik migas ataupun industri proses


dalam dunia industri,,biasa dikenal beberapa istilah mengenai sistem perpipaan seperti:
#Piping: sistem perpipaan di suatu plant, sebagai fasilitas untuk mengantarkan fluida (cairan atau gas)antara satu komponen ke komponen lainnya untuk melewati proses2 tertentu. piping ini tidak akan keluar dari satu wilayah plant

 Spoiler for pipe:



#Pipeline: sistem perpipaan untuk mengantarkan fluida antara satu plant ke plant lainnya yang biasanya melewati beberapa daerah. ukuran panjang pipa biasanya memiliki panjang lebih dari 1 km bergantung jarak antar plant.

 Spoiler for pipe:






Linepipe/pipe: pipa satuan yang biasanya memiliki panjang sekitar 12 m.

Spoiler for pipe



PIPING ENGINEER 



Kadang kita sering mendengar dari teman atau lihat di email atau koran..dibutuhkan seorang Piping Engineer di salah satu perusahaan ternama di Indonesia atau di luar negeri. Kadang sering kita berpikir apakah itu profesi piping engineer itu dan apa sich syarat seseorang untuk menjadi seorang piping engineer..

Basic seorang piping engineer itu adalah berasal dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin, Teknik Kimia atau Teknik Civil yang notabenenya lulusan S1. Dan dalam perkuliahan biasanya yang berhubungan dengan piping engineer adalah mechanica fluida. Tapi selama kuliah mekanika fluida belum begitu banyak yang kita kenal apa itu piping dan komponennya. Jadi istilahnya ada kesan bahwa seseorang kuliah itu untuk mendapatkan wawasan saja dan kesannya tingkat cara berfikir yang berbeda bila dibandingkan dengan lulusan D3 atau SMA/STM.

Untuk menjadi seorang Piping Engineer, mau tidak mau kita harus menimba ilmu lagi mengenai ilmu piping di lembaga-lembaga training yang mengadakan kursus mengenai piping seperti misalnya www.oilistitut.com dan bisa melalui private perorangan kepada seseorang yang berpengalaman di dunia piping baik itu di industri Migas, Pulp & Paper atau lainnya.

Seharusnya seseorang yang belum lulus menjadi seseorang Sarjana S1 atau Insinyur sudah siap menghadapi dunia kerja tapi pada kenyataannya masih saja ada lulusan S1 Teknik yang menggaggur karena ketidak tahuan mereka di dunia kerja dan ada kesan Perguruan Tinggi hanya mencetak lulusan sarjana sebanyak-banyaknya dan masuk dunia kerja bukan tanggung jawab dari perguruan tinggi.

memang ada beberapa Perguruan Tinggi di Jawa yang telah membekali para lulusannya di bidang ilmu atau apa yang biasa di pakai bilamana mereka masuk ke dunia kerja.
Misalnya contoh : Sebelum para mahasiswa teknik lulus dari perguruan tinggi , Para dosen di PT tersebut membekali mahasiswanya dengan informasi mengenai dunia kerja. Sehingga para mahasiswa tingkat akhir bisa memilih mereka lulus mau kerja di bidang apa. Mereka memilih menjadi Piping Engineer. Maka Para Dosennya mengajarkan/memberitahukan ke mahasiswa mereka apa itu dunia Piping dan apa saja yang harus diketahui sebagai seorang Piping Engineer.

Ada beberapa penjabaran mengenai Piping Engineer, yaitu :
1. Piping Design Engineer
2. Piping Construction Engineer
3. Piping Quality Engineer

Dan ketiga-tiga hal yang tersebut diatas adalah sangat berkaitan dan berhubungan erat. Dan main productnya adalah di Piping Design Engineer. karena kesalahan dalam Design berarti kegagalan dalam operational suatu pabrik atau Plant. 




  dan sangat penting nya anda ingin menambah wawasan dan pergaulan sesama orang-orang yang bekecimpung di dunia piping ada baiknya anda ikut Training2 yg banyak Menjamur saat ini. Anda bisa mula dgn mengambil training per-Skill spt :



 1. TRAINING AUTOCAD ATAU MICRO STATION
Seorang piping engineer ada baiknya tahu cara mengoperasikan software diatas ini. karena kalau masih fresh engineer biasanya mereka akan ditanya mengenai penguasaan software engineering.


2. PDMS (PLANT DESIGN MANAGEMENT SYSTEM)
PDMS Training u/ 3D Model design system skill (Jaman Skrg ini seorg Piping Engineer yg baik dituntut mengerti pemodelan 3D yg dikerjakan oleh para piping designernya. 3D software yg banyak digunakan saat ini adalah PDMS, PDS, Cadworx dan Autoplant. Training ini bisa anda dapatkan di Oil Institut (www.oilinstitut.com), AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institute (www.oilgasinstitue.com)

3. CAESAR II (PIPE STRESS ANALYSIS SOFTWARE)
CAESAR Training u/ kemampuan Stress Analisis anda, diaman disini anda akan mempelajari menggunakan software CAESAR II untuk menganalisa sebuah plant piping system, dgn tujuan untuk menetukan apakah Routing dari pipa sdh aman dan sesuai dgn Code yg digunakan (Spt ASME B31.3 u/ Process Plant, B31.1 u/ Power Plant, B31.4 u/Pipeline system underground atau above ground, B31.8 u/ Offshore pipeline system), dgn CAESAR juga anda bisa memverifikasi apakah Koneksi Pipa ke Pompa atau equipment2 lain yg critical sdh memenuhi persyaratan kemanan dr vendor equipment tsb atau sdhkah Bebannya berada di bawah Beban yg diizinkan oleh Vendor, bila beban yg belum disediakan oleh vendor (biasanya pd awal2 tahap design ini srg tjd) maka anda harus membandikan beban yg anda dapat dr CAESAR II dgn Code Standard Equipment tsb untuk Nozzle Allowablenya (spt API 610 u/Centrifugal Pump, NEMA SM 23 u/ Steam Turbin, dll). Serta masih banyak lagi yg dapat di analisa dgn menggunakan CAESAR II ini.
Training ini bisa anda dapatkan di Oil Institut (www.oilinstitut.com), AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institute (www.oilgasinstitue.com)

Sebenarnya untuk Pipe Stress ini banyak sekali software yang dibikin untuk memanjakan para stress engineer seperti Caesar II, Simplex, Autopipe, Caepipe, ROHR2 dan lain-lain. Bila anda rajin searching di Internet masih ada lagi software stress analysis. Tapi yang umum dipakai adalah Caesar II. Dan kalau ROHR2 biasa dipakai di Eropa atau company-company milik orang Eropa tapi tersebar di seluruh Dunia.

4 Nah pilihan keempat, anda bisa mengambil Paket keseluruhannya yg sekarang banyak juga dibuka, yaitu Training Piping Engineer. Disini anda akan mendapat semua materi untuk menjadi Piping Engineer yg baik.
Penyelenggaranya al. : PT. Kiat Global Batam Suskes (http://www.batamtraining.com/) berlokasi di batam, Universitas Mercubuana bekerjasama dgn Asosiasi Piping Indonesia (http://piping-umb.blogspot.com/2009/06/training-piping.html), Indoagri (http://www.indoagri.com) atau Training Piping Engineering yg diselnggarakan oleh Persatuan Insiyur Indonesia (PII)

5. Langkah berikutnya adalah anda harus aktif atau setidaknya membaca pendapat2 dan diskusi para piping engineer di forum2 Engineering seperti www.migas-indonesia.com, www.eng-tips.com, www.pipingdesign.com dan masih banyak lagi, intinya rajin2lah membuka internet untuk membaca.

6 Langkah terakhir dan yg utama : Belajar dari pengalaman selama masa kerja anda. Rajin2lah bertanya dan berdiskusi dengan Senior atau Supervisor anda bila menemukan kesulitan atau sekedar bertukar pikiran. Ambil kesempatan besar bila ada assigment untuk ke site project, karena dengan berada di site anda akan melihat Realitynya secara langsung, sehingga semakin sering anda berinteraksi dgn layou2 pipa dilapnagan dan equipment2nya, semakin anda memahami apa yg selama ini anda pelajari dan semakin berambah ilmu anda.



 Sebagai tambahan di EPC atau EPCC Company, Piping Engineer itu biasanya dibagi lagi menjadi 3 sub unit yaitu :

1. Piping Material Engineer. Dia akan mempunya responsible untuk menyiapkan Spesifikasi Piping Material, Pemilihan Material yg tepat sesuai Project requirement. Ada juga company yg mebagi Piping Material ini menjadi 2 yaitu Piping Material Engineer dan Piping Materail Controller.
2. Piping Designer. Nah secara garis besarnya dialah yg bertanggung jawab dalam menyiapkan semua routing/layout perpipaan untuk sebuah project.
3. Piping Stress Engineer. Posisi berikut ini adalah seperti yg saya jelaskan diatas tadi, yaitu bertanggung jawab untuk mereview layout yg dibuat si Piping Designer, apakah sdh cukup Flexible? atau kurang Stiff? atau sudah aman dan sesuai dengan Code Standard dan Client Specification.
Ke-3 Posis diatas dibawahi oleh masing Sub Unit Leadernya yaitu Sub Unit Leader piping Material Engineer, Sub Unit Leader Piping Designer dan Sub Unit Leader Pipe Stress Engineer. Berikutnya para Sub unit ini akan melapor dan dibawahi oleh seorang Lead Piping Engineer. Biasanya Sebuah Project akan mempunyai masing Lead Piping engineernya. Nah Deaprtement Piping ini dipimpin oleh seorang Head Piping Departement (Piping Manager) yg dibawahi oleh Head of Engineering Departement.
Begitu kira2 gambarannya organisasi untuk piping disebuah EPC atau EPCC company, namun msh ada lg chart organisasi untu Projectnya, dan masih panjang bila diuraikan, dan juga sekarang ini ada juga satu posisi tambahan di Departement Piping yg cukup Crucial Yaitu Principal Piping, baik itu Principal Piping Engineer, atau Principal Piping Stress atau Principal Piping Designer. Bahkan sy dengar juga sudah ada posisi untuk Piping Interface Coordinator yg akan menkoordinasi pekerjaan di departement piping. Cukup banyak posisi2 di depatement piping dewasa ini di EPC atau EPCC company dan itu tergantung companynya masing2, semakin besar companynya semakin complex jabatan dan posisi2 dlm masing2 departementnya.


Kira-kira seperti itulah gambaran menjadi seorang piping engineer yang baik dan bila ada pertanyaan. Anda bisa lakukan di blog iniDemikianlah sekilas mengenai pembentukan seorang piping engineer.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar